Tata Kelola Pemerintah Kampung

Otonomi daerah merupakan hak daerah untuk mengatur dan mengembangkan potensi atau sumber daya yang ada di daerahnya sendiri. Keberhasilan otonomi daerah tidak terlepas dari factor tata Kelola yang mampu membuat Makmur dan sejahtera masyarakatnya. Output dari pada tata Kelola yang baik dan benar adalah system pemerintahan yang good governance.
good governance sendiri merupakan suatu penyelengaraan manajemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab yang sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien, sehinga berfungsi sebagai penghindar salah alokasi dana dan pencegahan korupsi.
Pemerintah Berau menerapkan Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah yang memberikan Dana Transfer Tunai berupa Dana Desa sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, diharapkan mampu mengakomodasi ide dan gagasan pembangunan masyarakat kampung yang selama ini kerap terkendala dan terabaikan. Tetapi dalam praktik dan realisasi lapangan, pemerintah masih mendapatkan kendala dalam hal Tata Kelola Pemerintahan Kampung yang masih belum mampu sepenuhnya memenuhi prinsip-prinsip Good Governance
Untuk mencapai good governance sendiri, dalam tata Kelola pemerintah terdapat prinsipi-prinsip yang harus di jalankan dalam tata Kelola pemerintah, antara lain:

  1. Partisipas Masyarakat
  2. Tegaknya supermasi hukum (Pengadilan)
  3. Transparasi
  4. Peduli dan stakeholder
  5. Berorientasi pada consensus
  6. Kesetaraan bagi semua warga
  7. Efektifias dan efesiensi
  8. Akuntabilitas
  9. Visi strategis

Dengan demikian sesuai dengan cita cita tata Kelola kampung yang diharapkan, Program SIGAP Sejahtera di Kabupaten Berau menjadi salah satu solusi kongkrit dalam merealisasikan prinsip-prinsip pembangunan (SDM, SDA dan Ekonomi Masyarakat Kampung) sesuai dengan tuntutan regulasi. progres dan pencapaian Program SIGAP Sejahtera Bidang Tata Kelola Pemerintahan Kampung merupakan salah satu bidang yang memiliki beberapa tupoksi pendampingan dari Pejuang SIGAP Sejahtera, diantaranya; RPJMK, RKPK, APBK, Kampung Akademi SIGAP, IDM, Profil Kampung, Administrasi PKK, Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Website Desa.
Fasilitasi Website Desa
Pejuang SIGAP Sejahtera mengambil peran untuk melakukan pendampingan Website Kampung di wilayah dampingannya. Terdapat 99 Kampung di Kabupaten Berau yang telah memiliki Website Desa pada Tahun 2020, hal ini dapat terealisasi karena Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bekerjasama dengan PT. Nemolab telah melakukan fasilitasi penyediaan dan pengelolaan Website Desa. Selanjutnya, Pejuang SIGAP Sejahtera melakukan fasilitasi dalam pengelolaan Website Desa di wilayah dampingannya.
Fasilitasi Penyusunan APBK Tahun 2021
Berdasarkan hasil penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKPK) yang telah tersusun di akhir Tahun 2020 maka Pejuang SIGAP Sejahtera kembali melakukan fasilitasi penyusunan APBK dengan membantu Pemerintah Kampung dalam perincian anggaran yang akan direalisasikan dalam setahun program pembangunan Kampung.
Fasilitasi Profil Kampung Tahun 2021
Kegiatan fasilitasi Profil Kampung Tahun 2021 saat ini masih berlangsung di masing-masing wilayah dampingan. Fokus pendampingan adalah mendorong terbentuknya Tim Pokja Profil Kampung yang akan bertugas melakukan updating DDK, Potensi dan Perkembangan Kampung.
Fasilitasi Peningkatan Kapasitas Pejuang Sigap Sejahtera 2021
Sepanjang berjalannya Program Sigap Sejahtera 2021 pada Semester 1, Sekretariat Kabupaten melalui Bidang Tata Kelola Pemerintahan Kampung telah melakukan beberapa kegiatan peningkatan kapasitas bagi Pejuang Sigap Sejahtera. Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut antara lain:

  1. Webinar Pemanfaatan Data IDM Berbasis SDGs dalam Pembangunan Kampung di Kabupaten Berau.
  2. Pelatihan Pemanfaatan TIK sebagai Kebutuhan Strategis bagi Pencapaian Visi-Misi Kampung
    Perlu digarisbawahi bahwa pemanfaatan data IDM berbasis SDGs ini sebagai upaya terpadu untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017. SDGs ini mencakup seluruh konvensi pembangunan yang pernah dilalukan, seperti pembangunan ekonomi, sosial, budaya, mitigasi bencana dsb. Selain itu juga SDGs memastikan tidak ada warganya yang tertinggal dalam memanfaatkan hasil-hasil pembangunan.
    Kegiatan Fasilitasi Pemutakhiran Data IDM Tahun 2021
    Pejuang Sigap Sejahtera bekerjasama dengan Tenaga Pendamping Lokal Desa Kemedes PDTT yang ada di wilayah dampingan. Kegiatan ini dimaksudkan agar proses pengumpulan data di lapangan dapat berjalan dengan baik dan akurat. Hasil pemutakhiran data IDM Kabupaten Berau Tahun 2021 menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya yang masih memiliki Status Berkembang menjadi Kabupaten Maju dengan nilai IDM sebesar 0,7175. Kenaikan status ini diakibatkan adanya peningkatan status Kampung Mandiri sebanyak 3 kampung (Kampung Pegat Bukur, Pulau Derawan dan Tembudan) dan Kampung Maju sebanyak 11 kampung (Kampung Teluk Harapan, Bukit Makmur, Tabalar Muara, Harapan Maju, Labanan Makarti, Tumbit Melayu, Tumbit Dayak, Suaran, Pilanjau, Muara Lesan dan Biatan Ilir). Sementara itu, peningkatan kapasitas Pejuang Sigap Sejahtera dalam Bidang Tata Kelola Pemerintahan Kampung adalah Webinar Pemanfaatan Data IDM berbasis SDGs dalam Pembangunan Kampung di Kabupaten Berau dan Pelatihan Teknologi Informasi tentang Website Desa di Kecamatan Gunung Tabur.

You are donating to : Greennature Foundation

How much would you like to donate?
$10 $20 $30
Would you like to make regular donations? I would like to make donation(s)
How many times would you like this to recur? (including this payment) *
Name *
Last Name *
Email *
Phone
Address
Additional Note
paypalstripe
Loading...