Kakao Berau

Caption placed here

Project Info

Client -
Skills High Technology
Website -

Project Description

Kakao sendiri merupakan komoditi unggulan perkebunan Kabupaten Berau, namun ketidakpastian harga dan pasar saat itu, menimbulkan banyak petani yang hidupnya bergantung kepada tanaman kakao tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Hal tersebut mendorong petani untuk beralih kepada tanaman komoditi lain yang dianggap lebih menguntungkan. Kondisi tersebut mendorong Dinas Perkebunan Kabupaten Berau memasukkan perencanaan pengembangan melalui isu strategis “Hilirisasi Produk Turunan Komoditi Unggulan Perkebunan”. Guna mendukung program tersebut akan dilakukan kegiatan pembukaan pusat-pusat pengembangan komoditi unggulan, termasuk Komoditi Kakao. Adapun upaya yang dilakukan oleh Dinas Perkebunan dalam rangka peningkatan produksi sekaligus peningkatan luas tanam kakao adalah mendorong dan memotivasi petani untuk kembali mengembangkan Komoditi Kakao, melalui inovasi program Gerakan Mengembangkan Agribisnis Kakao (GEMARI KAKAO) dalam rangka diversifikasi sumber pendapatan petani yang berbasis perkebunan.

Pada Tahun 2020, Dinas Perkebunan bekerjasama dengan mitra pembangunan Solidaritas Indonesia telah memfasilitasi PKK Kampung Tumbit Melayu untuk pembuatan cookies dengan bahan dasar dari kakao Kampung Tumbit Melayu sebagai oleh-oleh khas Berau. Selain itu, Tahun 2020 PT. Berau Coal melalui pabrik Berau Cocoa telah melakukan penjualan biji kakao untuk eksport ke pasar dunia, antarai lain Taiwan, Italia, Australia dan Philipina. Pada Tahun 2021 pabrik Berau Cocoa telah menerima pemesanan biji Kakao Berau fermentasi untuk di ekspor ke Jepang. Pengembangan hilirisasi dan pemasaran kakao juga difasilitasi oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay. Berawal dari program perbaikan mutu dan kualitas hasil perkebunan kakao di Kampung Merasa, melalui program ICS (Internal Controle System).

Tidak hanya berhenti disitu, YKAN terus melakukan pendampingan dengan menguatkan komunitas lokas serta mendampingi kelompok pengawas mutu kakao.Perkembangannya hingga saat ini terdapat beberapa kampung yang telah ditetapkan potensi pengembangan agribisnis kakao di Kabupaten Berau, yaitu Kampung Bena Baru, Kampung Tanjung Perangat, Kelurahan Gunung Tabur, Kampung Batu Rajang, Kampung Tepian Buah, Kampung Samburakat, Kampung Muara Lesan, Kampung Lesan Dayak, Kampung Sido Bangen, Kampung Long Beliu, Kampung Merabu, Kampung Long Duhung, Kampung Long Lamcin, Kampung Long Pelay dan Kampung Long Keluh. Berdasarkan data tersebut terdapat total 32 Kampung yang memiliki potensi untuk pengembangan kakao di Kabupaten Berau.

You are donating to : Greennature Foundation

How much would you like to donate?
$10 $20 $30
Would you like to make regular donations? I would like to make donation(s)
How many times would you like this to recur? (including this payment) *
Name *
Last Name *
Email *
Phone
Address
Additional Note
paypalstripe
Loading...