Single Blog Title

This is a single blog caption
07
Jul

Desa Wisata sebagai Simbol Kebangkitan Ekonomi

Desa Wisata merupakan salah satu program yang dicanangkan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KEMENPAREKRAF) sejaktahun 2021 yang lalu. Dengan mengangkat tema “Indonesia Bangkit”, program ini diharapkan mampu mewujudkan visi Indonesia yaitu “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan bahwa tumbuh dan berkembangnya desa wisata akan meningkatkan penghasilan masyarakat, baik dari terbukanya lapangan pekerjaan maupun bagi pelaku usaha UMKM sehingga dapat mendorong kebangkitan perekonomian di Indonesia.

            Kalimantan Timur merupakan Provinsi yang memiliki potensi wisata yang tersembunyi dan jarang diketahui oleh masyarakat luas, khususnya Kabupaten Berau yang menjadi sorotan media akan keindahan alamnya sebagai destinasi wisata.  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Berau, menetapkan 15 kampung dan keluruhan yang ada di Bumi Batiwakkal itu sebagai Desa Wisata. Penetapan hal tersebut ditandai dengan pemberian Surat Keputusan (SK) Desa Wisata kepada 15 pemerintahan kampung dan keluruhan. Adapun 15 Desa Wisata tersebut diantaranya, Kampung Merabu, Kelay; Kampung Lesan Dayak, Kelay; Kampung Merasa, Kelay; Kampung Batik Tapuri, Tanjung Redeb; Kampung Pulau Besing, Gunung Tabur; Kampung Teluk Semanting, Pulau Derawan; Kampung Tanjung Batu, Pulau Derawan; Kampung Pulau Derawan, Pulau Derawan; Kampung Teluk Harapan, Maratua; Kampung Payung-Payung, Maratua; Kampung Bohesilian, Maratua; Kampung Buyung-Buyung, Tabalar; Kampung Dumaring, Talisayan; Kampung Tembudan, Batu Putih dan Kampung Biduk biduk, Biduk biduk.

Dengan terbitnya SK 15 kampung dan kelurahan tersebut, ototmatis menjadi nominasi dalam Anugerah Dewasa Wisata Indonesia (ADWI) yang dicanangkan Kementerian. Anggaran dari pusat pun akan lebih mudah didapatkan, guna untuk melakukan pengembangan Desa Wisata di kampung dan kelurahan tersebut. ADWI bertujuan untuk menjadikan Desa Wisata sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya saing serta berkelanjutan yang mampu mendorong pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat dan ajang promosi wisata kepada wisatawan baik domestic maupun mancanegara.

            Samsiah, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata (DIBUDPAR) Berau, juga mengimbau masyarakat yang tergabung alam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di kampung masing-masing, terus meningkatkan kreativitas untuk mengembangkan dan mempromosikan pariwisata, walau dengan dukungan dana seadanya. “Kita punya alam yang indah. Dipoles sedikit saja sudah bisa. Tanpa harus menghabiskan anggaran yang besar. Makanya kita tuntut Pokdarwis terus kreatif,” ujar Samsiah.

            Kebangkitan Ekonomi Daerah Berau juga dapat dirasakan melalui Desa Wisata yaitu dengan adanya penerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga. Untuk saat ini penarikan retribusi baru diterapkan di dua tempat, yaitu di Museum Batiwakkal, Gunung Tabur, dan Keraton Sambaliung. Sementara untuk retribusi masuk Labuan Cermin, dan Wisata Air Panas Kampung Bapinang, Kecamatan Biatan, ditargetkan sudah bisa diterapkan tahun ini. by : Revi

Sumber:

https://berau.prokal.co/read/news/71235-ada-15-desa-wisata-di-berau-mereka-dituntut-berkreasi
https://www.jurnal.unmer.ac.id/index.php/jpp/article/view/5641
https://www.idntimes.com/business/economy/helmi/sandiaga-dorong-desa-wisata-jadi-simbol-kebangkitan-ekonomi-ri?page=all

Leave a Reply

You are donating to : Greennature Foundation

How much would you like to donate?
$10 $20 $30
Would you like to make regular donations? I would like to make donation(s)
How many times would you like this to recur? (including this payment) *
Name *
Last Name *
Email *
Phone
Address
Additional Note
paypalstripe
Loading...